IN HEAVEN

Untitledkkkkkknmjkjjjjjjjjjjj

TITTLE : in heaven

COVER : getyourheart

CAST : MAIN : Im yoona as SHIN MIN HYO

                                  Leo as NO MIN WOO

Jei as JEI

Kim young kwang as KIM YOUNG KWANG

CATEGORY : fanfiction

LEGNTH : chaptered

GENRE : ROMANCE, SAD ENDING

RATING : PG15

Upacara pernikahan shin min hyo. Ia terlihat sangat cantik mengenakan gaun pengantin yang warnanya putih. Ia duduk di ruang tunggu pengantin wanita dan memegang bunga ditangannya. Dari raut wajahnya tampaknya dia sangat tegang tak lama kenudian ayahnya mengetuk pintu dan masuk “pengantin prianya sudah datang, ayo!” ayahnya memegang tangan min hyo dan menuju podium. Terlihat no min woo calon suaminya berdiri di dekat sang pendeta . shin min hyo yang anggun berjalan agak tertatih-tatih, kakinya cacat saat kecelakaan yang lalu. Orang yang hadir di upacara itu berbisik’’mengapa min woo mau menikahi wanita ini? Dia cantik tapi sayang sekali kakinya cacat!’’ teman yang disampingnya pun menjawab “katanya , dulu no min woo pernah berhutang nyawa pada min hyo. Dulu min hyo pernah menyelamatkan min woo dari kecelakaan, jadi karena menyelamatkan min woo , min hyo yang cacat’’

“jadi pernikahan mereka hanya untuk balas budi’’

‘’ya, bisa di bilang begitu’’

Dirumah no min woo,

Selesai upacara pernikahan , keluarga mereka berdua berkumpul

‘’sekarang kita sudah menjadi satu keluaga!’’ kata ayah min woo

‘’ya, aku sudah tidak sabar ingin menimang cucu!’’ kata ayah min hyo. Semua yang ada disitu tertawa karena candaan itu , kecuali no min woo

‘’mwo? Ayah ini ada –ada saja, kamikan baru saja menikah’’ kata min hyo

‘’min hyo, bisa kau ikut aku sebentar?’’ ajak ibu no min woo

‘’ya, baiklah’’

Dikamar ibu min woo.

Ibu min woo mengeluarkan kotak perhiasannya.

“ini, perhiasan yang diberikan ibuku dulu. Katanya “kalau kau punya anak perempuan, kau berikan ini padanya nanti. Begitu juga dengan seterusnya’’ jadi berhubung aku tidak punya anak perempuan aku memberikannya pada mu. Dan kau tidak boleh menolaknya’’ kata ibu min woo dan memakaikan kalungnya pada min hyo

‘’ne, gomawoyo eomonni’’.

No min woo dan shin min hyo pun pulang kerumah yang dihadiahi oleh ayah min hyo. rumahnya sangat megah dan tamannya dihiasi bunga matahari yang sangat disukai min hyo.

Min hyo duduk di tempat tidur, sementara no min woo ingin bergegas pergi . min nyo yang heran bertanya.

‘’mau pergi kemana?’’

‘’bukan urusanmu’’

Min hyo pun bangkit dari duduknya.

‘’bagaimana bukan urusanku ? kau suamiku sekarang, aku harus tahu apa saja yang ingin kau lakukan’’kata min hyo

‘’kau tahu kan aku tak pernah menyukaimu, jadi karena kau istriku, sekarang kau bisa mengatur hidupku? Jangan pernah pikirkan itu’’

No min woo pun pergi dari tempat itu. Dan dia mengunjungi club malam

Dengan suasana yang ramai dan bising no min woo merangkul dua wanita penghibur.’’oppa, selamat ya atas pernikahanmu’’ kata salah satu wanita yang ada di rangkulannya.

No min woo hanya diam dan meminum segelas bir.

Dirumah min hyo duduk khawatir di tempat tidur menunggu min woo pulang’’kemana dia?’’min hyo bertanya-tanya dalam hatinya. Karna lama menunggu akhirnya min hyo pun tertidur. Tak lama kemudian min woo pun pulang dengan kondisi mabuk. Ia pun tidur di sofa ruang tv.

Pagi harinya min hyo bangun dan melihat kearah sampingnya dan ternyata min woo tidak ada disampingnya. Min hyo pun berjalan menuju ruang tamu. Dilihatnya no min woo sedang mengikat tali sepatu bemaksud ingin pergi jogging di pagi hari.

‘’kau mau pergi jogging ya?’’ min hyo bertanya pada min woo

‘’ya, kenapa ?’’

‘’bolehkah aku ikut ?’’

No min woo pun melihat kearah kaki min hyo bermaksud memberi isyarat.

‘’we? Kau meragukan kakiku? Aku bisa kalau sekedar jalan-jalan’’kata min hyo yang pengertian

‘’ya sudah, cepat ganti bajumu!’’

Min hyo pun pergi mengganti bajunya.

10 menit kemudian

‘’ayo’’ ajak min hyo

mereka pergi ke tempat jogging yang biasa di datangi no min woo, suasananya ramai karena pagi ini cuacanya sangat cerah.

perhatian orang-orang tertuju kepada mereka berdua, sesekali melirik kaki min hyo dan itu membuat no min woo malu dan mempercepat larinya dan min hyo tertinggal di belakangnya

sesampainya dirumah

no min woo meneguk segelas air yang ada dikulkas dan min hyo duduk di sofa memandanginya.

”kau,…malu kan?” kata min hyo pada mi woo

”aku mohon…jangan memulainya lagi. kalau tidak mau tersinggung sebaiknya kau tadi tidak ikut aku”

kata no min woo dan meninggalkan min hyo

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s